Senin, 02 Mei 2011

Nasi goreng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nasi goreng istimewa dengan telur dadar, sosis, kerupuk, dan acar.

Nasi goreng (Hanzi: 炒飯) adalah sebuah komponen penting dari masakan tradisional Tionghoa, menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi goreng kemudian tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggoreng.

Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Khas Indonesia

Nasi goreng juga dikenal sebagai masakan nasional Indonesia[1] Dari sekian banyak hidangan dalam khazanah Masakan Indonesia, hanya sedikit yang dapat dianggap sebagai makanan nasional sejati. Masakan nasional Indonesia ini tidak mengenal batasan kelas sosial. Nasi goreng dapat dinikmati secara sederhana di warung tepi jalan, gerobak penjaja keliling, hingga restoran dan meja prasmanan dalam pesta.[2]

Ada berbagai macam resep nasi goreng tapi unsur utamanya adalah nasi, minyak goreng, kecap manis. Selain itu banyak tambahan lain yang dapat dimasukkan, mulai dari sayuran, daging, sampai sambal, saos, kerupuk dan telur goreng.

Nasi bungkus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nasi bungkus (nasi gudeg) sedang dibungkus oleh penjual gudeg

Nasi bungkus adalah nasi putih beserta lauk untuk satu orang yang dibungkus daun pisang beralas kertas, agar bisa dibawa dan dimakan di tempat lain. Nasi bungkus bukan nama jenis makanan melainkan cara mengemas makanan. Bila nasi beserta lauk-pauk dikemas dalam kotak dari karton, maka nasi tersebut disebut nasi kotak atau nasi dus.

Daun pisang digunakan sebagai pembungkus karena daun pisang mengeluarkan aroma harum bila terkena makanan panas. Kertas yang digunakan untuk nasi bungkus bisa berupa kertas koran bekas atau kertas bungkus makanan (kertas kraft dengan lapisan plastik). Jenis dan jumlah lauk dapat dipilih sendiri oleh pembeli, dan dapat berupa daging sapi, ayam, ikan, atau telur. Satu atau dua jenis masakan berkuah atau sayur sering ditambahkan penjual tanpa perlu diminta.

Nasi bungkus bisa dilengkapi dengan sendok plastik sekali pakai, walaupun banyak rumah makan dan warung yang mengharuskan nasi bungkus dimakan dengan tangan. Air putih atau air teh yang dibungkus kantong plastik kadang-kadang diberikan gratis saat membeli nasi bungkus kelas sederhana. Di dalam kemasan nasi kotak kadang-kadang dilengkapi dengan air mineral kemasan gelas plastik. Nasi kotak bahkan sudah menjadi salah satu cara penyajian makanan dalam penerbangan domestik di Indonesia.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Singkat

Bentuk nasi bungkus bergantung pada cara membungkus, namun biasanya berbentuk segi empat dengan bagian bawah bungkusan yang berisi nasi terlihat agak membesar dan berat. Bila dibeli lebih dari satu bungkus, penjual menggunakan lebih dari satu gelang karet atau gelang karet yang warnanya beda sebagai pengenal dari jenis lauk yang ada di dalam. Selain itu, penjual juga memberi kode berupa tulisan sekadarnya di bagian atas bungkus.

Nasi bungkus dapat dibeli di restoran Padang, warung tegal, penjual nasi campur, pedagang kakilima, atau dipesan dari katering. Di kereta api kelas ekonomi atau di stasiun bis juga dijumpai pedagang makanan yang menjual nasi bungkus. Di rumah makan padang, nasi bungkus juga dikenal dengan sebutan nasi rames yang dibungkus. Bila membeli nasi dengan lauk untuk dibungkus, maka nasi yang didapat sedikit lebih banyak hingga sangat banyak dibandingkan porsi nasi sewaktu dimakan di tempat.

Kegunaan nasi bungkus:

  • Makanan praktis - Nasi bungkus dimakan sewaktu ada pertemuan, keramaian, berwisata, atau makan siang yang dibeli untuk dinikmati di tempat lain.
  • Makanan bantuan - Nasi bungkus dan mi instan merupakan makanan praktis yang sering dibagikan untuk makanan bantuan bagi korban bencana alam di Indonesia. Nasi bungkus dibuat dalam jumlah besar di dapur-dapur umum untuk dibagi-bagikan di lokasi pengungsian.
  • Makanan perayaan dan bakti sosial - Santap bersama nasi bungkus merupakan salah satu bentuk ramah-tamah khas Indonesia. Nasi bungkus atau nasi kotak juga dibagi-bagikan setelah ada acara selamatan atau perayaan.

Turis yang datang ke Indonesia sering terkesan dengan nasi bungkus yang bila dibuka terlihat acak-acakan, namun enak dimakan meskipun turis tidak terbiasa makan tanpa sendok. Nasi bungkus yang dikenal orang asing biasanya adalah nasi bungkus dari restoran padang atau nasi bungkus campur di Bali.

[sunting] Cara membungkus

Nasi dibungkus seperti kalau membungkus berbagai jenis makanan yang umum, seperti sate atau gado-gado:

  1. Daun pisang beralas kertas berukuran sekitar 40 x 30 cm dilebarkan di atas telapak tangan
  2. Nasi diletakkan di tengah-tengah dan dijepit dengan gerakan telapak tangan seperti mengatup
  3. Lauk-pauk dan sayur ditambahkan ke dalam nasi
  4. Sisi kiri dan kanan kertas pembungkus bagian muka dilipat ke depan agar saling bertemu
  5. Bagian atas pembungkus yang sedikit berlebih dilipat ke depan agar isi tidak tumpah, dan bungkusan dikencangkan dengan karet gelang.

[sunting] Nasi bungkus di luar negeri

Di luar Indonesia, nasi bungkus dikenal di Malaysia, Brunei, dan Singapura. Di Malaysia dikenal nasi lemak dengan pembungkus daun pisang yang disebut nasi lemak bungkus. Di Hong Kong, penjual nasi bungkus bisa ditemui setiap hari minggu di Taman Victoria dan lokasi-lokasi pertemuan TKW asal Indonesia. Di Arab Saudi, nasi bungkus bisa dibeli rumah makan milik orang Indonesia.

[sunting] Kasus keracunan

Keluhan yang sering disampaikan penerima bantuan nasi bungkus, antara lain nasi bungkus yang sudah basi atau busuk. Seperti halnya makanan lain yang disiapkan untuk orang banyak, nasi bungkus bisa menjadi basi. Di Indonesia sering dilaporkan kasus keracunan makanan akibat menyantap nasi bungkus yang sudah basi.

Nasi kucing

Nasi kucing (atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan "segå kucing") bukanlah suatu menu tertentu tetapi lebih pada cara penyajian nasi bungkus yang banyak ditemukan pada warung angkringan. Dinamakan "nasi kucing" karena disajikan dalam porsi yang (sangat) sedikit, seperti menu untuk pakan kucing. Nasi kucing adalah sebentuk nasi rames, dengan menu bermacam-macam: tempe kering, teri goreng, sambal goreng, babat, bandeng, usus, kepala atau cakar ayam serta sate telur puyuh.

Nasi kucing dikenal di berbagai tempat di Jawa Tengah (termasuk Yogyakarta) dan sangat populer di kalangan mahasiswa.

Nasi campur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nasi campur Bali
Nasi campur Tionghoa-Indonesia, mengandung babi

Nasi campur adalah masakan khas Indonesia.[1] Makanan ini terdiri dari nasi putih yang dihidangkan dengan bermacam-macam lauk-pauk. Lauk yang digunakan adalah sambal goreng, abon, serundeng, tahu goreng, ikan goreng, telur dan lain-lain. Tergantung dari warung atau rumah makan yang menyajikannya nasi campur dapat memiliki variasi tersendiri. Masakan ini juga sering dijual dalam bungkus kertas atau daun pisang.

Rawon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Nasi rawon empal kisi, Banyuwangi, Jawa Timur

Rawon atau nasi rawon (karena selalu disajikan dengan nasi) adalah menu berupa sup daging dengan bumbu khas karena mengandung kluwek. Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur (seperti Surabaya), dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta).

Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunir, lombok, kluwek, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini (kecuali serai dan lengkuas) dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek.

Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge kecil, daun bawang, kerupuk, dan sambal.

Di Daerah Jawa Timur banyak dijumpai penjual Rawon, terutama rawon Pasuruan banyak yang terkenal. Di Jakarta bisa ditemukan di Restoran Pondok Prapanca Jalan Nipah XV no.3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jalan turunan sebelum Kantor Walikota Jakarta Selatan).

Minggu, 01 Mei 2011

Sate Ponorogo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sate Ayam Ponorogo

Sate ayam Ponorogo adalah jenis sate yang berasal dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Daging ayamnya sendiri sangat empuk dan bumbunya meresap. Sate Ponorogo berbeda daripada Sate Madura yang populer. Perbedaannya adalah pada cara memotong dagingnya. Dagingnya tidak dipotong menyerupai dadu seperti sate ayam pada umumnya, melainkan disayat tipis panjang menyerupai fillet, sehingga selain lebih empuk, gajih atau lemak pada dagingnya pun bisa disisihkan. Sate daging ayam dapat disajikan bersama dengan sate usus, kulit, dan telur ayam muda. Perbedaan berikutnya adalah sate Ponorogo melalui proses perendaman bumbu (di"bacem") agar bumbu meresam ke dalam daging. Sate daging, usus, dan kulit dibumbui dengan bumbu kecap dan minyak sayur.

Setelah bumbunya merata, sate dipanggang di atas pemanggang sate selama kurang lebih 3-5 menit. Alat pemanggang sate Ponorogo terbuat dari tungku (panggangan) yang terbuat dari tanah liat. Panggangan ini memiliki lubang di satu sisi untuk mengipas bara arang didalamnya. Setelah berwarna kecoklatan, semua sate diletakkan di atas piring untuk dibumbui lagi dengan Bumbu Spesial. Setelah matang, sate dilumuri dengan bumbu kacang yang ditumbuk halus, disertai irisan bawang merah dan cabai rawit.

Sulit menemui restoran atau penjual Sate Ayam Ponorogo di luar kota asalnya di Jawa Timur ini, selain belum tentu menemui kesamaan cita rasa aslinya. Meskipun demikian beberapa warung atau restoran yang menyajikan sate Ponorogo dapat ditemukan di Surabaya dan Jakarta.

Sate Padang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sate Padang

Sate Padang adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatra Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman.

Sate Padang memakai bahan daging dengan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas.

Sate Padang Panjang dibedakan dengan kuah sate nya yang berwarna kuning sedangkan sate Pariaman kuahnya berwarna merah. Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate diatas.

[sunting] Proses pembuatan

Daging segar dimasukkan dalan drum besar berisi air dan direbus dua kali agar lunak menggunakan drum dan air yang berbeda. Daging diiris-iris dan dilumuri dengan bumbu dan rempah-rempah. Sementara air rebusan digunakan sebagai kuah kaldu, bahan membuat kuah sate. Lalu kuah kaldu ini dicampur dengan 19 macam bumbu rempah-rempah yang telah dihaluskan (bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan serai) dicampur dengan berbagai macam cabai. Seluruh bumbu kemudian dijadikan satu dan dimasak selama 15 menit.

Sate sendiri hanya dibakar saat dipesan, menggunakan arang dari tempurung kelapa.